Kejari Batang Hari Gelar Program “Jaksa Masuk Madrasah” di MTsN 3: Bekali Generasi Muda dengan Kesadaran Hukum.

oleh -353 Dilihat

 

Batang Hari, 18 September 2025

  Kejaksaan Negeri Batang Hari kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran hukum generasi muda melalui program unggulan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang kali ini hadir dalam bentuk “Jaksa Masuk Madrasah”( JMM ) di MTs Negeri 3 Batang Hari. Kegiatan edukatif ini disambut antusias semua siswa, guru, dan jajaran madrasah, serta dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Erik Meza Nuswantara, S.H., S.E., M.H., M.M., dan Kepala Kemenag Batang Hari, H. Zeifni Ishaq, M.Hi.

Tumbuhkan Kesadaran Hukum Sejak Dini

Dalam sambutannya, Kajari Batang Hari menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai hukum kepada pelajar sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa program JMS merupakan bagian dari tugas kejaksaan dalam penyuluhan dan penerangan hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa untuk bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, menjauhi perbuatan melanggar hukum seperti perundungan, narkoba, kekerasan, dan pergaulan bebas,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari.

Ia juga berharap para siswa MTsN 3 Batang Hari dapat menjadi duta hukum di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Apresiasi Kemenag dan Harapan Kolaboratif

Sementara itu, Kepala Kemenag Batang Hari, H. Zeifni Ishaq, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kejari Batang Hari dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter Islami.

“Pendidikan hukum bagi siswa madrasah adalah langkah strategis agar anak-anak kita tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga paham aturan hukum dan menjauhi perilaku menyimpang,” ungkapnya.

Ia juga menyerukan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan lembaga pemerintah dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus yang unggul.

Materi Hukum yang Relevan dan Komprehensif

Dalam sesi penyuluhan, siswa mendapatkan pemahaman komprehensif tentang:

  • Peran dan struktur Kejaksaan berdasarkan UU No. 16 Tahun 2004 jo. UU No. 11 Tahun 2021.

  • Tugas kejaksaan di bidang pidana, perdata, dan intelijen.

  • Bahaya penyalahgunaan narkoba, bullying, tawuran, serta pelanggaran lalu lintas.

  • Penggunaan media sosial yang bijak dan ancaman cyber bullying.

  • Kekerasan terhadap anak dan peran lingkungan dalam pencegahan.

Slogan utama kegiatan ini adalah: “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”, sebagai pesan moral yang ditanamkan kepada para siswa.

Antusiasme dan Harapan Besar

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa dan guru. Selain menambah wawasan hukum, kegiatan ini juga menginspirasi siswa untuk lebih berhati-hati dalam bertindak di dunia nyata maupun dunia maya.

Pihak MTsN 3 Batang Hari pun mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat. Kegiatan ditutup dengan sesi interaktif tanya jawab, yang menunjukkan antusiasme siswa dalam memahami hukum lebih dalam.


Dengan langkah nyata ini, Kejaksaan Negeri Batang Hari tidak hanya menjalankan amanat undang-undang, tetapi juga membuktikan kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda Indonesia yang sadar hukum, berakhlak, dan berdaya saing.

Muara Bulia,18 september 2025

Kejari Batang Hari, Melaporkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.