
Batang Hari, Jambi – Kejaksaan Negeri Batang Hari menegaskan komitmennya dalam membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah. Hal tersebut disampaikan dalam pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung di SMP Negeri 1 Batang Hari,Jalan Jambi – Ma. Bungo, Kelurahan Pasar Muara Tembesi, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, pada Kamis 05 Februari 2026, Pukul 07.30 WIB, yang diikuti oleh seluruh peserta didik, tenaga pendidik, dan jajaran sekolah.
Upacara bendera tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, namun dimaknai sebagai sarana pembentukan karakter peserta didik. Melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ( JMS ) ini, nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, serta rasa cinta tanah air ditanamkan agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dalam amanatnya, Erik Meza Nusantara, S.H., M.H., M.M.Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari menekankan bahwa peserta didik memiliki kewajiban utama untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, menjaga nama baik sekolah, serta membangun sikap jujur dan berakhlak mulia. Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian menyampaikan kebenaran sebagai fondasi pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Seiring perkembangan zaman, Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari turut mengingatkan peserta didik agar bijak dalam bergaul dan menggunakan media sosial. Menurutnya, pengaruh lingkungan dan teknologi dapat membawa dampak positif maupun negatif terhadap perilaku dan masa depan pelajar apabila tidak disikapi secara cerdas dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, peserta upacara diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum atas berbagai perbuatan melanggar hukum, seperti perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkotika, serta bentuk kekerasan lainnya. Ditegaskan bahwa setiap pelanggaran hukum memiliki dampak serius yang dapat merugikan diri sendiri dan menghambat masa depan generasi muda.
Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum secara represif, tetapi juga berperan aktif dalam edukasi dan pembinaan hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tumbuh menjadi warga negara yang taat hukum dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Usai pelaksanaan upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari juga menyampaikan arahan kepada tenaga pendidik SMP Negeri 1 Batang Hari. Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, pengarah, serta penegak aturan dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik.
Dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan di dunia pendidikan, tenaga pendidik dinilai memiliki kewenangan untuk bertindak tegas sepanjang dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penegakan disiplin di sekolah merupakan bagian dari proses pendidikan dan tidak dapat disamakan dengan tindakan kekerasan, selama bersifat edukatif dan bertujuan membina.
Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari juga mengingatkan pentingnya pemahaman batasan tindakan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan secara hukum, khususnya terkait perlindungan anak. Negara, menurutnya, memberikan perlindungan hukum kepada tenaga pendidik yang menjalankan tugas secara profesional, sehingga guru tidak perlu ragu dalam menegakkan disiplin demi menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib dan kondusif.
Pelaksanaan upacara bendera di SMP Negeri 1 Batang Hari berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta berakhir pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan sadar hukum.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Antara lain :
1. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, Zulfadli, S.Pd., M.Pd.;
2. Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Batang Hari, Michael Yandi Pangihutan Tampubolon, S.H., M.H.;
3. Kepala Subseksi I Intelijen Kejaksaan Negeri Batang Hari, Dimas Febry Kustantyo, S.H.;
4. Jajaran Pengawas Sekolah SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari;
5. Kepala SMP Negeri 1 Batang Hari, Dewi Atika, S.Pd.;
6. Dewan Guru dan Staf Pengajar SMP Negeri 1 Batang Hari;
7. Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari;
8. Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Batang Hari;
9. Peserta Upacara sekira 300 (tiga ratus) siswa-siswi SMP Negeri 1 Batang Hari yang terdiri dari kelas VII, VIII, dan IX.
Muara Bulian,06 February 2026.
Kejari Batang Hari, Melaporkan.






