,

Hari Bhayangkara ke-80, Kejari Batang Hari dan Polri Perkuat Sinergi serta Budaya Sadar Hukum.

oleh -13 Dilihat

BATANG HARI – Di tengah tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan, Kejaksaan Negeri Batang Hari menunjukkan bahwa hukum tidak hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat. Melalui Program Jaksa Menyapa, Kejari Batang Hari terus membangun kedekatan dengan warga sekaligus memperkuat budaya sadar hukum sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang aman dan tertib.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan oleh Polres Batang Hari. Momentum tersebut tidak hanya menjadi simbol kuatnya sinergi antara Kejaksaan dan Kepolisian, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan pentingnya edukasi hukum sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Batang Hari, Billie Christopher Sitompul.SH.MH. Menegaskan bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak semata-mata diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi juga dari kemampuan negara dalam mencegah terjadinya pelanggaran hukum melalui pendidikan dan penyadaran kepada masyarakat.

“Melalui Program Jaksa Menyapa, Kejari  Batang Hari ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kejaksaan hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga untuk memberikan pemahaman agar masyarakat dapat menghindari permasalahan hukum sejak dini,” ujarnya.

Program Jaksa Menyapa menjadi salah satu inovasi Kejaksaan dalam menghadirkan pelayanan hukum yang lebih terbuka dan mudah dijangkau masyarakat. Melalui dialog interaktif, penyuluhan hukum, kunjungan ke sekolah, desa, hingga komunitas masyarakat, Kejaksaan berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, serta konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan.

Di era perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, tantangan hukum juga semakin kompleks. Penyalahgunaan narkotika, tindak pidana korupsi, kekerasan, kejahatan digital, hingga penyebaran informasi hoaks menjadi ancaman yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mencegahnya.

Karena itu, peningkatan kesadaran hukum dinilai menjadi investasi sosial yang sangat penting. Masyarakat yang memahami hukum akan lebih mampu melindungi dirinya, menjaga lingkungannya, serta berpartisipasi aktif dalam menciptakan ketertiban dan keamanan bersama.

Sementara itu, Dr.H. Muhammad Irwan.SH.MH.Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari menekankan bahwa sinergitas antara Kejaksaan dan Kepolisian merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas hukum dan keamanan daerah. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antar aparat penegak hukum akan memberikan dampak positif terhadap pelayanan publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antar lembaga penegak hukum akan memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas negara. Pada akhirnya, yang merasakan manfaatnya adalah masyarakat,” ungkapnya.

Suasana kebersamaan yang tercipta dalam rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi gambaran nyata bahwa penegakan hukum yang modern tidak hanya bertumpu pada kewenangan institusi, tetapi juga pada semangat kolaborasi, komunikasi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui Program Jaksa Menyapa, Kejaksaan Negeri Batang Hari membuktikan bahwa hadirnya negara tidak selalu identik dengan proses penindakan. Lebih dari itu, negara hadir melalui edukasi, pembinaan, dan pendampingan agar masyarakat semakin memahami hukum serta menjadikan hukum sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Kejaksaan Negeri Batang Hari bersama Kepolisian terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan penegakan hukum yang humanis, profesional, dan berintegritas, sekaligus membangun generasi masyarakat yang sadar hukum sebagai pondasi Indonesia yang maju, aman, dan berkeadilan.

 

Muara Bulian,22 Juni 2026.

 

Kejari  Batang Hari , Melaporkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.