
Kamis.02 November 2023.Sekira Pukul 10.00Wib.
Bertempat di Aula Baruga Serentak Bak Regam Kejaksaan Negeri Batang Hari.Jl. Jenderal Sudirman Kel. Rengas Condong Kec. Muara Bulian Kab Batang Hari, telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat ( PAKEM ) Kabupaten Batang Hari T.A 2023 Rapat di buka langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari,
Pertemuan terkait dengan pengawasan aliran kepercayaan dan aliran ke agamaan,kalau di kejaksaan berdasar amanah yang di berikan undang undang terkait dengan pengawasan terhadap aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat,tentu tidak bisa kalau kita hanya bekerja sendiri sendiri muara dari semuanya kalau misalnya terjadi antara lain penodaan atau penistaan agama muaranya adalah di lakukan penegakan hukum, tetapi sebelum itu semua terjadi harus di dahului dengan upaya upaya yang maksimal oleh karena itu alhamdulilah pada pagi hari ini menejalang siang ini kita di berikan kesempatan,kesehatan dan tentunya komitment yang sama dalam rangka bagaimana mewujudkan ketertiban masyarakat di batanghari khususnya ada keterkaitanya dengan hari ini mau mendiskusikan atau membicarakan tentang Pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan.
Kepala Kejakasaan Negeri Batanghari,_Muhammad Zubair.SH. Dalam sambutanya,Pakem sebenaranya kalau di esensinya adalah bukti nyata bagaimana pemerintah ingin melindungi segenap warga negara dalam menjalankan dan memeluk kepercayaan dan agamanya masing masing sehingga dengan demikian agama ataupun kepercayaan yang kita anut terhindar dari anasir negatif yang kemudian bisa di sebut sebagai penodaan maupun agama kepercayaan itu sendiri.
Oleh karena itu dalam melaksanakan tugas tentu perlu kita saling dukung ada kolaborasi dan kerjasama,ada keserasian,keterpaduan,kalau tadi dalam pengantar di sampaikan ada beberapa moment :
yang pertama tentunya kita memasuki tahun politik,jangan ada nanti setelah ini ada modelan antara agama di adu adu atau sesama pemeluk agama di adu domba,kalau di indonesia ada yang namanya NU dan ada Muhammadyah,ada juga yang cendrung yang saling meng Adu Domba,Kalau di medan ada Al-Washliyah,ada juga yang membangun narasi narasi seperti itu. Oleh karena itu butuh keterpaduan kita untuk sama sama saling mengingatkan terutama sebagai sesama aparat pemerintah,sebgai tokoh agama,tokoh adat di masyarakat, bagaimana kita menjaga itu semua supaya memasuki tahun politik kemudian di tambah lagi tadi ada suasana yang memanas di Gaza yang dalam bacaan saya karena saya belum pernah kesana tapi di dalam bacaan saya belum pernah ada yang segawat sekarang dan ini luar biasa Eskalasinya, dan sistuasinya berbeda, tentu dengan beberapa waktu yang lalu situasi sekarang apa yang terjadi di Gaza seperti terjadi di depan mata kita dengan perkembangan teknologi dengan globalisasi semua bisa kita lihat secara visual melalui televisi dan internet.
Dari narasi yang kita bacapun itu beragam ada yang cendrung meng-Adu domba, Tentu sekali lagi butuh peran serta kita semua apa yang terjadi di Gaza,misalnya kontestasi politik kita sebentar lagi masuk masa kampanye Pilpres dan Pileg. Kita buatlah suasananya adem terkait dengan Pakem, janganlah agama dan kepercayaan menjadi instrumen yang kemudian membuat kisruh, marilah kita jaga semua, Oleh karena itu tentu tidak cukup kalau hanya Kejaksaan saja,meskipun undang undang memberikan amanat untuk mengkordinir pelaksanaan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan tidak akan mampu apa apa Kejaksaan ini. misalnya penodaan agamapun kalau kami kerja dengan temen temen penyidik Polri tidak akan bisa kami bekerja harus ada dari MUI kalau itu menyangkut mengenai penodaan agama islam,karena butuh ahli yang menjelaskan apakah benar ini penodaan agama,Saya boleh juga membaca melaui internet tentang pengetahuan agama,tapi tentu tidak bisa menyamai kepakaran dari kyai yang dari MUI, karena memang keseharianya menggeluti itu, sama juga temen temen dari Polres selaku penyidik meskipun juga mendalami tentang ilmu agama tentu takaranya berbeda oleh karena itu butuh dukungan kemudian bagaimana aplikasi di bawah, di masyarakat di anak anak kita di sekolah,Ada kementrian pendidikan,kalau kita di daerah ini ada dinas pendidikan yang menyelenggarakan itu kalau pendidikan umum,kalau pendidikan agama ada di bawah kementrian agama, Kita juga tentu tidak ingin di sekolahan umum maupun pendidikan keagamaan anak anak kita masuk ke pondok pondok pesantren, tiba tiba masuk infiltrasi nilai nilai yang menyimpang, tentu dari ajaran ajaran agama maupun kepercayaan yang sebenarnya,Misalnya Ajaran yang menyangkut mengenai Radikalisme,tentu bukan itu yang kita inginkan,Kita ingin keseharian kita senantiasa berjalan damai,ada harmoni antara pemeluk agam yang satu dengan pemeluk agama yang lain,Kemudian ada harmoni antar sesama pemeluk agama itu sendiri, karena di dalam satu agamapun banyak aliran aliran yang tentu tidak bisa kita pungkiri, ini sudah fakta beberapa aliran itu sudah berkekuatan hukum tetap dinyatakan sebagai aliran yang sesat menyimpang dari ajaran agama yang sebenarnya.
Oleh karena itu saya kira hari ini adalah waktu yang baik sekaligus kita untuk berdiskusi memperdalam dan saling memberikan informasi mengenai masalah masalah keagamaan dan kepercayaan di Kabupaten batanghatari ini,Saya kalau membaca referensi terakhir ada tahun 2018 yang lalu pada zaman Bupati Bapak Ir. H. Syahirsyah, SY. ada salah satu yang menjadi sorotan di Tembesi,Kalau sekarang saya belum mendapat referensi lagi di daerah manalagi yang pernah kejadian,Tadi kata pak Asisten I kalau di Batanghari ini lembaga Adat dan MUI cukup signifikan peranya sampai ke tingkat bawah di masyarakat sehingga cepat terdekteksi kalau ada aliran kepercayaan yang indikasinya menyimpang dari ajaran agama yang sebenarnya.

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Batang Hari. _ M. Rifa’i . S. P,
Dalam sambutanya mengatakan ada beberapa catatan:
- Yang pertama, kami mengucapkan terimakasih selaku Asisten I Setda pemerintah kabupaten batanghari atas kegiatan pengawasan aliran kepercayaan dan agama di masyarakat ini ( PAKEM ) karena tentu ini yang sudah di sampaikan bapak kajari tadi mendukung dari perwujudan visi dan misi kabupaten batanghari,nah ini kaitanya bahwa tugas yang harus di emban adalah untuk membentuk masyarakat kabupaten batanghari yang ber Akhlakul kharimah hubungan yang baik antara Ulama dan Umaroh. jadi misi ini yang membentuk masyarakat ber- Akhlakul Kharimah tentu ada kaitanya dengan kondisi yang kita hadapi yaitu Ulama dan Umaro artinya yang di sampaikan oleh bapak Kajari tadi tentu ada kegiatan kita harus berkolaborasi dan bersinergi.
- Yang kedua, kita harus mewujudkan misi dari kondisi yang nyaman,Ruang kota yang nyaman ini dapat meningkatkan investasi di daerah,apabila kondisi dari katakanlah aliran atau apapun itu ada dan mengganggu, ini tentu akan menyebabkan daerah kita kurang nyaman.
- Yang ketiga, misi yang akan kita wujudkan bersama sesuai dengan visi dan misi yang termaktup dalam PPJM di dalam kabupaten batanghari yang telah di tetapkan kedalam SPJM.No 2. tahun 2021 yaitu Sinergisitas pembangunan. Kami di undang di sini mengucapkan trimakasih agar kegiatan pengawasan ini berjalan dengan baik.
Masuk kepada data dan materi tadi kita harus tau betul latar belakang memang saya harus mengingatkan kembali kepada tamu yang hadir bahwa negara akan menjamin setiap umatnya untuk memeluk agama dan kepercayaanya,itu yang melatar belakangi tentu direstui oleh Undang undang. itu juga menjadi faktor pemicu di era keterbukaan digitalisasi global seperti ini, semua bisa di akses.
Dahulu pengalaman saya waktu masih di kecamatan Muara Sebo ilir, itu antara satu dengan yang lain dapat informasi kalau dia tidak mau ikut ajaran ahli sunnah wal jamaah,kalau didekati ternyata ajaranya dia tidak pernah membandingkan tetapi mengkultuskan. Artinya Informasi yang di dapat itu memang harus betul betul di saring. Kemudian yang berikutnya dengan adanya sentimen isu aktual seperti yang di sampaikan bapak Kajari dalam isu Global Palestina sering di manfaatkan, padahal itu bukan Subtansi yang sebenarnya “ sentimen Agama “ artinya isu isu Global ini juga kita harus hati hati,tentu ini perlu pengawasan dan alhamdulilah kita sudah melaksanakan kegiatan itu pada hari ini.

Kasat Intel Polres Batang Hari _ Edi Bernawan SH. S. Sos,
Dalam sambutanya menyampaikan kami dari Polres sangat meng_Apresiasi dengan kegiatan PAKEM pada hari ini, walaupun situasi di kabupaten batanghari ini cukup kondusif,Namun seperti yang di sampaikan oleh Pak Hussein Kasubsi ekonomi keuangan dan pengamanan pembangunan strategis Kejari Batang Hari tadi, Pak kapolri sudah bicara bahwasanya terkait Timur Tengah itu sudah meng_Aktifkan sel tidur yang ada di indonesia, Terbukti kemarin pada bulan Oktober sekitar 59 orang teroris yang di tangkap,23 ada di Jawa Barat,selebihnya di Jakarta dan satunya di Sulawesi Tenggara. Mereka di persenjatai lengkap ada senjata AK,Revolver dan sebagainya, dan setelah kita ambil keterangan tujuan mereka akan menggagalkan pemilu,karena pemilu itu bagi teroris adalah Demokrasi,sementara Demokrasi itu adalah maksiat.makanya tujuan mereka rencananya melakukan penyerangan kepada pasilitas pengawalan polisi maupun ke tempat tempat seperti Bawaslu,KPU dan sebagainya.kami hanya mengingatkan barusan saya kordinasi dengan rekan Densus yang ada di Batang Hari katanya tetap ada sel tidur itu tapi sekali lagi hal ini tidak perlu kita khawatirkan,karena kita dengan rekan rekan Densus hampir setiap saat monitor terkait dengan sel sel tidur yang ada.
Dan kami ingin melaporkan bahwa kita di sini ada 3 Napiter.
– Napiter sudah Hijau dalam 2 tahun belakangan ini dan sudah mau ikut Upacara.
– Status Napiter masih Kuning, Di ajak ketemuan,Makan,dan Bantuan masih mau, tapi tidak mau ikut upcara.
– Napiter Statusnya masih merah,Di Temui tidak mau,diberi apapun tidak mau.
Kegiatan rapat ini dihadiri oleh sbb :
1. Kasi Intel Kejari BatangHari, Aulia Rahman, SH
2. Kakan Kesbangpol Batang Hari diwakili oleh Kasi hubungan antar lembaga Lisna. SH
3. Dinas Dukcapil Batang Hari Armin Sholihin.
4.. Danramil 0415/04 Muara Bulian diwakili oleh Serda Lubis.
5. BINDA Kab Batang Hari Ahmad Roni.
6. Lembaga Adat Batang Hari Zuhdi.
7. Ketua MUI Batang Hari diwakili oleh wakil ketua.
H. Muhammad Damiri
8. FKUB Batang Hari Marulam Soldan
9. Dinas Sosial Batang Hari Amir Yusuf. S. Pd.
10. Kantor Agama Batang Hari Muslim.
10. Kasat Pol PP Batang Hari diwakili oleh Sukasman, S.E.
11. Babinsa Ramil 04 Muara Bulian Serma Nuradi.
12. Kanit Intel Polsek Muara Bulian Akp Widodo.
13. Ketua Lembaga Adat Batang Hari Drs. Fatahudin Abdi.
14. Dinas PDK BatangHari. Irsil Syarif
15. Kabag hukum Setda Batang Hari. A. M. Safri. S.H. M.H.
16. Tamu undangan lain.








