Batang Hari, Jambi — Upaya penguatan integritas aparatur penegak hukum kembali ditegaskan melalui langkah konkret. Pada Senin, 4 Mei 2026, Kejaksaan Negeri Batang Hari menggelar pemeriksaan urin secara menyeluruh terhadap seluruh pegawai di Baruga Serentak Bak Regam. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional dalam mencegah dan mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan instansi pemerintah.
Pemeriksaan tersebut diikuti langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Muhammad Irwan, bersama jajaran pejabat struktural mulai dari para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Sub Seksi (Kasubsi), Kepala Urusan (Kaur), pejabat fungsional, hingga seluruh pegawai. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan seluruh pegawai Cabang Kejaksaan Negeri Batang Hari di Muara Tembesi, menunjukkan pelaksanaan yang inklusif dan menyeluruh.
Pelaksanaan tes urin dilakukan secara serentak dengan pengawasan internal yang ketat. Hal ini bertujuan untuk menjamin transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pemeriksaan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan institusi dalam menjaga profesionalitas dan integritas aparat penegak hukum.
Bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial dan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Peran aktif lembaga penegak hukum, termasuk kejaksaan, dinilai krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.

Hasil dari pemeriksaan tersebut menunjukkan capaian yang baik. Seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Batang Hari, termasuk Cabang Muara Tembesi, dinyatakan “ NEGATIF “ dari penyalahgunaan narkotika. Capaian ini tidak hanya menjadi indikator keberhasilan internal, tetapi juga memberikan pesan kuat kepada publik mengenai komitmen moral dan profesional lembaga penegak hukum.
Melalui momentum ini, Kejaksaan Negeri Batang Hari juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batang Hari untuk bersama-sama berperan aktif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting, mulai dari meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar, melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat berwenang, hingga memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya narkoba.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika. Dengan komitmen bersama, Kabupaten Batang Hari dapat menjadi contoh daerah yang kuat dalam menghadapi ancaman narkoba serta mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, serta dalam kondisi aman dan kondusif. Ke depan, langkah serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari sistem pengawasan internal dan bentuk nyata dukungan terhadap program nasional pemberantasan narkotika.
Muara Bulian, 05 Mei 2026.
Kejari Batang Hari, Melaporkan.








